Posts

Showing posts from 2021

Hi! 2022

Image
  Gak kerasa. Bener-bener gak kerasa besok udah 2022. Nggak-nggak, malah malam ini adalah malam tahun baru. Semua orang pasti sudah menanti-nanti dan menyiapkan perayaan kecil bersama keluarga.  Sama dengan banyak orang, saya juga ingin berbagi suka maupun duka di tahun ini, 2021. Tahun yang cepat berlalu, bahkan saya sendiri nggak sadar kalau besok sudah berganti tahun, haha.  Well, 2021 penuh makna. Saya belajar banyak hal di tahun ini. Gimana rasa sakitnya mengikhlaskan sebuah harapan ataupun tentang menemukan hal baru yang menarik bagi saya.  Disaat saya bertanya, "When? Kapan semua asa saya dapat terwujud?" tahun tersebut memberi saya jawaban. Bahwa, tak semua keinginan atau harapan akan terwujud. Mungkin tertunda atau digantikan dengan pilihan yang lebih baik.  Saya belajar banyak tentang keikhlasan dan legowo. Saya bersyukur, saya melewati banyak hal yang tak mudah bagi diri saya, dan ternyata sampai dititik bahwa saya bisa melaluinya.  Tahun 2021 me...

Just a Bad Day

Image
  Pernah nggak sih ngerasain ada hari di mana hari itu rasanya jadi hari paling buruk dan ngeselin. Pernah kan? Rasanya pasti kesel, sedih, pengen nangis, ngerutuk. Kayak ngelakuin sesuatu gak pernah bener. Kamu jadi ngerasa kesel sama diri kamu sendiri. Ngerasa serba salah. "Hari ini kok gini amat ya?", pikirmu.  Badmood seharian, gak enak lah buat ngejalanin itu hari.  Tapi, pasti ada aja satu hari di mana kamu ngerasain hal itu. Wajar kok, bukan salah kamu, bukan salah dia. Memang hari itu lagi buruk aja.  Kesel, sedih, marah, kecewa, dan perasaan kalut lainnya juga gapapa buat kamu rasain. Cuma inget satu hal, bahwa hari itu cuma hari yang buruk bukan hidup kamu yang buruk. Jadi, besok bisa kan buat bangkit lagi?

Hujan; Dengan Segala Harmoninya

Image
  Pict from Pinterest Hujan; identik dengan suasana sendu. Hujan terkadang menyebalkan, namun rintiknya terlalu candu untuk ku dengar. Aneh memang, mungkin hujan bagiku berada antara cinta dan benci.  Kadang suka berada di tengah rintik hujan. Kadang juga benci kalau baju basah kuyup. Bisa nggak ya, aku tetap merasakan rintikan hujan tanpa baju basah kuyup?  Bagi sebagian orang hujan memang menyebalkan, sepertinya. Jalanan becek, baju basah, cucian jadi nggak kering, dan masih banyak lagi.  Tapi, berbeda halnya dengan penyuka hujan. Baginya, hujan terasa menenangkan, aromanya setelah hujan sungguh sangat segar.  Walaupun kadang terasa menakutkan untuk didengar kalau saja petir menyertainya. Tetapi sungguh, hujan adalah hal yang harmoninya paling indah untuk ku nikmati.  - Di tulis kala hujan menghilir 17/Okt/21

Menjadi Lebih Baik dari Versi yang Dulu

Image
Bersyukur banget nggak sih dikelilingi sama orang baik? Jelas pasti bersyukur banget. Siapa sih yang merasa nggak suka kalau di lingkungannya banyak orang baik. Mungkin baik versi tiap orang berbeda dan nggak bisa dijadikan tolok ukur dari suatu kebaikan. Kayak "Oh baik itu harus gini, baik itu harus gitu".  Baik juga bukan berarti menganggap orang lain jadi lebih buruk. Tetapi bagaimana cara kita berusaha menjadi lebih baik dari versi kita yang sebelumnya. Untuk mencapainya, maka kita harus memiliki lingkungan yang baik pula yang akan membentuk suatu kebiasaan yang baik.  Jadi, kita sendiri memiliki kemampuan untuk memilih mau masuk ke lingkungan yang baik ataupun buruk.  Saya senang di sekitar saya banyak orang baik. Saya yang awalnya nggak terlalu peduli, perlahan memunculkan empati yang ada di diri saya dan ini yang akan membentuk sebuah kebiasaan.  Kebiasaan juga bisa diciptakan dengan filter dalam diri. Dalam pergaulan tentu tak selamanya 100% baik, jadi kita t...

Sekolah Daring di Kala Pandemi

Image
 Terhitung sejak Maret 2020 awal mula covid-19 masuk ke Indonesia. Saat itu pemerintah meliburkan sekolah selama 2 minggu atau 14 hari untuk mencegah penularan covid-19. Saat itu saya hanya mengira pandemi akan selesai setelah masa karantina 14 hari, tetapi tidak semudah itu. Ternyata setelah karantina 14 hari, sekolah masih tetap melaksanakan sekolah daring di rumah masing-masing. Pertama kali melaksanakan daring saya cukup biasa saja. Lama-kelamaan saya mulai bosan, ingin berangkat sekolah seperti biasa dan melakukan aktivitas seperti biasa. Saat itupun saya dan teman se-jurusan sedang melaksanakan PKL tetapi harus ditunda dulu, jadi kami PKL tidak sampai full. Alhasil praktik dari PKL sempat mangkrak. Setelah itu kami melanjutkan pelajaran seperti biasa saat PKL selesai secara daring. Beberapa dari kami banyak yang mengeluh, karena tidak paham akan materi yang diberikan, terkadang masih sibuk dengan membantu orang tua, kesulitan mengakses internet, dan lainnya. Beberapa bulan ka...

Pentingnya Mencintai Diri Sendiri

Image
  "Hanya karena satu kebohongan, waktu yang aku habiskan denganmu tidak akan hilang. Fakta bahwa aku mencintaimu selama dua tahun tidak berubah." "Hanya karena kamu melihatku dan pura-pura tidak tahu apa-apa, apa menurutmu itu akan membuatku bahagia?  Aku yang salah. Aku seharusnya tidak mencintai tanpa menjaga diriku sendiri. Aku akan pergi temukan diriku sekarang."

Kutipan Raja Cheoljong dari Drama Mr.Queen

Image
Pada episode terakhir dari k-drama Mr.Queen, saya sangat dibuat takjub dengan kalimat per kalimat yang dilontarkan oleh Raja Cheoljong. Perlu diketahui, drama ini merupakan drama fiksi dan tidak ada kaitannya dengan cerita sejarah yang asli. Di episode tersebut, Raja Cheoljong berhasil mengambil kembali tahtanya setelah hampir seluruh warga kerajaan mengusirnya. Para petinggi-petinggi kerajaan yang bersalah atas "korupsi" diadili oleh beliau.  Saya merasa pengadilan pada drama tersebut terdengar seperti kritik nyata untuk petinggi-petinggi sekarang, yah mungkin tak ada bedanya dengan zaman dulu dengan menggunakan cara kotor, melibatkan orang dalam, memanfaatkan orang yang berada di golongan rendah untuk kepentingannya. Tetap saja, tak bisa dipukul rata. Kehidupan ini adil dengan adanya baik dan buruk. Semua sudah ada porsinya masing-masing. 

Tentang Penulis

Halo! Selamat datang di blog saya! Tharisa Desideria itulah nama saya. Nama yang cukup unik dan indah, katanya.  Saya memutuskan memberi nama blog sebagai "Fermalara". Fermalara ialah gabungan dari dua kata yaitu  Fermata dan Lara. Fermata merupakan istilah yang diambil dari bahasa Italia, yang berarti perhentian. Sedangkan Lara artinya sedih atau susah hati,  menurut KBBI. Saya menyatukan kedua kata tersebut menjadi Fermalara, yang diharapkan mampu menghentikan kesedihan para pembaca, menghibur, ataupun menenangkan. Saya memulai blog pada bulan Januari tahun lalu dan ini kali pertama saya menulis blog. Saya seorang blogger pemula yang sedang belajar menulis di sini. Saya senang menulis tentang topik ringan, topik yang selalu muncul di beranda sosmed misalnya, dan topik random lainnya. Berlatih menulis juga merupakan salah satu bentuk pengembangan diri saya dan juga untuk membagikan tulisan bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung kemari, see u!

Perihal Rasa

 Rasa Perihal rasa, seringkali kita lupa Bahwa "Tidak" juga merupakan jawaban Mau se-berusaha, mau selama apapun Jika memang bukan untukmu Maka tak akan jadi milikmu Hey, hidup terus berjalan Kamu tidak harus mengharapkan, harapan kosong Masih banyak mimpi yang harus kamu capai 22 Agustus 2020

Rembulan dan Surya

  Pilihan Mana yang akan kau pilih, Rembulan atau mentari? Keduanya sama-sama menerangi Yang membedakan ialah tingkatan kilau gemerlapnya Bulan begitu meneduhkan Sedangkan mentari, ia begitu menyilaukan Jadi, mana yang kau pilih?     1 Desember 2020

Apa sih arti dari bahagia itu?

Image
Apa arti bahagia itu? Menurut aku bahagia itu ada ketika kita bisa bersyukur. Untuk membuat diri bahagia itu tidak sulit. Cukup dengan mensyukuri hal-hal kecil yang terjadi di kehidupan kita.  Definisi bahagia tiap orang itu berbeda-beda. Ada yang bahagia ketika bisa minum secangkir kopi di pagi hari, ataupun ketika mencoba resep baru dan rasanya enak. Itulah bahagia menurut saya.  Ada yang bahagia, ketika bisa melakukan hal-hal yang ia sukai.  Ada yang bahagia, ketika orang yang disayangi sehat. 

Belajar Dari Kesalahan

Image
  Sudahkan kalian memaafkan? Memaafkan diri sendiri dan orang lain, misalnya. Di dalam hidup pasti semua orang pernah melakukan kesalahan, bahkan diri sendiri pun juga demikian. Melakukan kesalahan itu wajar, karena setiap manusia tidak ada yang sempurna. Yang membedakan antara satu orang dengan yang lain ialah, apakah dia mampu memaafkannya? Karena saya sendiri pun terkadang masih sulit untuk menerima kesalahan tersebut. Namun, saya terus belajar memaafkan agar hati saya selalu merasa ringan dan tenang. Allah saja maha pemaaf, masa kita sebagai hambanya tidak mau memaafkan? Jadikan kesalahan di masa lalu sebagai pelajaran, sebagai tolok ukur mana yang baik dan buruk. Agar di masa depan tidak melakukan kesalahan yang serupa lagi. Tentunya dengan memaafkan kesalahan diri kita sendiri maupun orang lain. Mudah kok, jika mau. Jangan lupa, setiap kita melakukan kesalahan selalu minta maaf dan belajar untuk tidak mengulanginya lagi, ya! Jangan ragu, tetaplah percaya diri dan bertanggung ...