Posts

2022 Recap : What Should I Learn

Image
 Pernah gak sih udah healing kesana - kemari, nyari kesibukan, nyoba hal baru, makan-makanan enak, dan nyari kesenangan ini itu tapi hati rasanya tetep hampa dan kosong.  Kayak, kenapa gak ilang-ilang ya rasa sedihnya?  Kok aku tetep ngerasa nyesek ya? Padahal udah nyoba sibuk biar nggak kepikiran sama hal yang bikin sedih, tapi nihil. Kesedihan itu masih ada dan ada kalanya sangat mengganggu aktivitas.  Kadang abis ketawa-ketawa eh 5 menit kemudian bengong jadi sedih gak ada penyebabnya.  Selama satu tahun ini saya nyadar dan banyak belajar, mau healing sejauh apapun, selama apapun, ke manapun, dan nyari kesenangan dalam bentuk apapun akan terasa percuma kalo masih belum bisa maafin dan legowo sama diri sendiri.  Why? karna healing jadi tempat buat pelarian. Lagi sedih, ah keluar cari angin biar agak mendingan, ah nyari kesibukan biar ga keinget yang sedih-sedih. Ih kesel banget, makan apa ya yang enak? Padahal emosi yang selalu ditimpuk tanpa penyelesaian...

Solo Travelling; at Semarang

Image
 Pernah nggak ngerasa bosen sama rutinitas yang gitu-gitu aja, ngerasa flat, ngerasa gundah gulana sama perasaan diri sendiri. Dan itulah yang saya alami seminggu sebelum memutuskan untuk solo travelling ke kota sebelah.  Awalnya saya punya dua pilihan antara nonton film sedih di bioskop berdua sama adek, atau solo travelling ke kota Semarang. Akhirnya saya memutuskan memilih pilihan kedua. Rencana  yang sudah dari tahun 2021 tidak saya realisasikan. Awalnya saya diantar berangkat dari Terminal Tingkir menuju Terminal Bawen menaiki Isuzu sejenis bis (?) tapi versi kecil.  Sampai di Terminal Bawen saya langsung tuh nyari tempat tunggu buat Bis Trans Jateng. Awalnya bingung yak, naik bis yang nomor berapa, nunggu di mana. Tapi beruntung, ada bapak-bapak yang ngasi tau harus nunggu di mana pas saya kebingungan, hehehe.  Nah di sinilah saya kebingungan pas mau turun ke halte ke Lawang Sewu.  Masalahnya haltenya itu banyak banget jadi bingung turunnya sehabis ha...

Kehilangan ; Perihal Waktu dan Objeknya

Image
 Haii, rasa-rasanya udah lama sekali nggak nongol di sini, hehe. Maklum, kehabisan topik si penulisnya. Kali ini, saya ingin membawa topik mengenai kehilangan. Ye, datang-datang kok membawa pilu sih, duh.  Jadi, beberapa minggu yang lalu sempat antusias untuk mengadopsi dua ekor anak kucing yang masih kecil. Seharusnya sih masih menyusui induknya, akan tetapi induknya sudah meninggal.  Warnanya abu-abu yang satunya abu-abu campur putih. Kondisinya memang banyak luka di tubuhnya semacam scabies, atau mungkin memang itu juga belum tahu pastinya.  Bonus foto si abu Saya memberinya susu tiap kali mereka mengeong nangis, memandikannya, dan setelah beberapa saat baru memberinya makan wet food. Dua anak kucing tersebut masih belum bisa maksimal berjalan alias oleng-oleng berjalannya.  Setelah tepat dua minggu sejak saya memutuskan adopsi, mereka pergi. Saya tak tahu apa penyebabnya. Padahal sudah berencana membawa mereka ke puskeswan menunggu hari sabtu.  Tapi yah...

Do What You Do, Do What You Like

Image
Pict by author Setiap orang pasti memiliki hal yang ingin dilakukan, memiliki hal yang disukai. Menulis. Ya, saya tak menyangka menulis menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan saat dilakukan. Menulis jadi salah satu hal yang saya syukuri karena saya berhasil menemukannya.  Ide untuk memulai menulis datang saat sepulang sekolah naik angkutan umum. Jarak antara sekolah dan rumah cukup jauh, memakan waktu 20-25 menit kalau angkutannya gak berhenti. Bisa 30 menitan kalau angkutan masih berhenti di terminal menunggu penumpang. Daripada di angkutan ngelamun, mending berimajinasi kan, hahaha. Setiap saya melihat kaca jendela saya selalu memikirkan kata-kata. Daripada terbuang sia-sia kalau tak dituliskan, jadi ya saya selalu menuliskan apa yang saya pikirkan ke dalam memo handphone. Awalnya memang keraguan selalu muncul setiap kali ingin memulai.  "Ah nanti aja lah, tulisanku masih belum seberapa. Tulisanku masih acakadul. Belum pro," "Nanti aja deh, masih malu kalau ad...

Love Yourself ; Menerima

Image
  Hai hai, halo!  Openingnya kok beda sih, hehe.  Jadi, kali ini temanya tentang mencintai diri sendiri. Yak, topik yang selalu muncul di mana-mana.  Banyak mungkin yang merasa insecure dengan dirinya sendiri (saya juga pernah). Dan menurut saya itu hal yang wajar. Selalu merasa diri ini kurang, ngerasa kok nggak seperti mereka, ya?  Saya juga pernah berada di fase tersebut. Dan baru sekarang saya mulai menerima diri saya yang seperti ini dan tentu saja dengan terus berubah menjadi lebih baik. Proses menerima memang sulit, bahkan saya baru mulai menyadari setahun terakhir ini. Pernah, saya di ceng-cengin pas SMP dengan panggilan "Malika" karena saya dulu item dan kusam. Karena namanya juga masih remaja, belum mengerti dunia skincare, pulang sekolah harus jalan di bawah terik matahari. Awalnya saya kira ya bercandaan biasa oleh teman, tapi lama-kelamaan kok saya baper sendiri. Saya mengerti mungkin mereka hanya berniat bercanda saja, tapi apalah daya sudah terlan...

Pilihan Lain

Image
  Terkadang, pilihan yang telah kamu susun dengan penuh harap dan keyakinan, esoknya pilihan tersebut harus kamu ganti dengan pilihan lain yang tidak pernah terlintas di benakmu. Awalnya kamu merasa kecewa dan sedih pastinya. Itu hal yang biasa. Sulit memang, untuk tetap legowo disaat tak bisa melakukan pilihan impianmu. Kamu harus melakukan pilihan lain yang dulu sama sekali tidak terbesit untuk masuk ke daftar pilihan. Tetapi, yakinlah Allah sudah memilihkan pilihan yang terbaik untukmu. Apapun pilihannya pasti ada alasan dibaliknya. Jangan terlalu kesal atau menyesali, ya? Siapa tau ini memang jalan terbaikmu untuk mencapai pilihan yang kamu impikan. 23/06/2021 - ta pict by author

Halo. Ekspektasi!

Image
  Ekspektasi ; sebuah keinginan yang ingin diwujudkan Ekspektasi terlalu tinggi itu kejam Menggerogoti batin nan ringkih Lalu membunuh secara perlahan Namun apalah arti hidup Tanpa keinginan dan pencapaian rasanya hampa Seakan larimu hanya berputar dalam lingkaran Gadis itu, ambruk bukan karena ekspektasi yang orang lain berikan Melainkan ekspektasi yang dibuatnya sendiri Terlalu tinggi, terlalu mustahil Tapi gadis itu tetap berontak Gadis itu tetap bermimpi Menyelaraskan mimpinya dengan kesukarelaan 28/02/2022 - ta