Love Yourself ; Menerima

 Hai hai, halo! 

Openingnya kok beda sih, hehe. 

Jadi, kali ini temanya tentang mencintai diri sendiri. Yak, topik yang selalu muncul di mana-mana. 

Banyak mungkin yang merasa insecure dengan dirinya sendiri (saya juga pernah). Dan menurut saya itu hal yang wajar. Selalu merasa diri ini kurang, ngerasa kok nggak seperti mereka, ya? 

Saya juga pernah berada di fase tersebut. Dan baru sekarang saya mulai menerima diri saya yang seperti ini dan tentu saja dengan terus berubah menjadi lebih baik. Proses menerima memang sulit, bahkan saya baru mulai menyadari setahun terakhir ini.

Pernah, saya di ceng-cengin pas SMP dengan panggilan "Malika" karena saya dulu item dan kusam. Karena namanya juga masih remaja, belum mengerti dunia skincare, pulang sekolah harus jalan di bawah terik matahari. Awalnya saya kira ya bercandaan biasa oleh teman, tapi lama-kelamaan kok saya baper sendiri. Saya mengerti mungkin mereka hanya berniat bercanda saja, tapi apalah daya sudah terlanjur bawa perasaan.

Lalu jadilah saya insecure. Merutuki diri, kenapa kok nggak putih kayak perempuan kebanyakan. Udah nyoba cream ala-ala tapi tetep aja nggak ngaruh.

Pas SMK juga masih belum bisa sepenuhnya menerima. Masih sering membandingkan diri dengan orang lain. Dan ternyata capek juga. Ngeribetin diri sendiri jatuhnya. Saya malah jadi nggak maju-maju karena yang saya lihat selalu orang lain. 

Setelah masa-masa itu. Perlahan saya mencoba mengurangi melihat kelebihan orang lain. Lalu, mencoba melihat apa yang ada di dalam diri saya. Menjadi diri saya sepenuhnya dengan cara menerima dan berubah menjadi lebih baik. 

Menerima bahwa saya itu biasa saja. Lalu, percaya diri bahwa saya tetap cantik walaupun biasa saja. Cantik bukan berarti harus berkulit putih, berbadan tinggi, berhidung mancung. Cantik bukan berpatokan hanya di fisik saja.

Beberapa waktu lalu sempat iseng nonton video Youtube dari Rintik Sedu yang muncul di beranda yang berjudul " I don't think i'm pretty but..."

Lalu, ada salah satu kalimat yang bikin saya ngerasa ngena yaitu, "Daripada mencari jawaban atas kecantikan itu, lebih baik aku menciptakan kecantikanku sendiri,"

Ngena sekali. Benar, cantik itu saat kamu merasa nyaman dengan apa adanya dirimu. Itulah cantik yang sebenarnya. Hehe, love yourself ya cantik.



Comments

Popular posts from this blog

Halo. Ekspektasi!