Kutipan Raja Cheoljong dari Drama Mr.Queen

Pada episode terakhir dari k-drama Mr.Queen, saya sangat dibuat takjub dengan kalimat per kalimat yang dilontarkan oleh Raja Cheoljong. Perlu diketahui, drama ini merupakan drama fiksi dan tidak ada kaitannya dengan cerita sejarah yang asli.

Di episode tersebut, Raja Cheoljong berhasil mengambil kembali tahtanya setelah hampir seluruh warga kerajaan mengusirnya. Para petinggi-petinggi kerajaan yang bersalah atas "korupsi" diadili oleh beliau. 

Saya merasa pengadilan pada drama tersebut terdengar seperti kritik nyata untuk petinggi-petinggi sekarang, yah mungkin tak ada bedanya dengan zaman dulu dengan menggunakan cara kotor, melibatkan orang dalam, memanfaatkan orang yang berada di golongan rendah untuk kepentingannya.

Tetap saja, tak bisa dipukul rata. Kehidupan ini adil dengan adanya baik dan buruk. Semua sudah ada porsinya masing-masing. 








Sekarang di Joseon, orang-orang yang memiliki aset adalah yang bersalah. Apakah ada orang di sini yang dianggap miskin? 

Kau mengisi perutmu dengan kerja keras orang-orang. Kau telah melupakan tugasmu untuk memimpin dan menjaga orang-orang dengan menjaga ketertiban. Kau berdiri di atas orang-orang dan menginjak-injak mereka. Kau menyuruh orang bertani di gunung berbatu dengan membajak sawah. Dan, sebagai gantinya, kau memeras lebih banyak pajak. Ketika kau hidup dalam kemewahan dengan makanan yang berlimpah, orang-orang hidup dalam kemiskinan dan khawatir tentang makanan sepanjang malam.

"Bagaimana aku bisa mendapatkan lebih banyak uang?"

"Bagaimana aku bisa mendapatkan lebih banyak kekuatan?"

"Bagaimana aku bisa menjadi lebih berpengaruh?"

Bila hanya itu yang kau pikirkan, hidup mereka hanya akan menjadi sakit. Memikirkan masa depan mereka adalah hal terakhir yang ada dipikiran mereka. Mereka harus hidup dalam siksaan murni. 

Kejahatan pertamamu adalah menganggap hidupmu lebih dari orang-orang.

Kejahatan keduamu adalah menyiksa dan merampok masa depan mereka.

Membuat para ayah putus asa karena gagal melindungi keluarga mereka dan Raja, kerajaannya, adalah kejahatan ketigamu.

Jika kau tidak bersalah atas kejahatan ini, maju. Jangan pernah melupakan kejahatanmu dan bertobatlah. Kalian itu hanya sekelompok pencuri yang tidak tahu malu.



Sumber gambar : screenshoot pribadi penulis

Comments

Popular posts from this blog

Love Yourself ; Menerima

Halo. Ekspektasi!